Ciri-Ciri Umum Jamur

Jamur (fungi) banyak kita temukan dilingkungan sekitar kita. Jamur tumbuh subur terutama dimusim hujan karena jamur menyukai habitat yang lembab. Akan tetapi, jamur juga dapat ditemukan hampir disemua tempat di mana ada materi organik. jika lingkungan disekitarnya mengering, jamur akan menjalani tahapan istirahat atau menghasilkan spora. (Pratiwi,dkk. 2006: 90)

Cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang jamur disebut Mikologi. Jamur berbeda dengan tumbuhan tingkat tinggi (kingdom Plantae) karena mempunyai ciri-ciri tertentu.

Ciri-ciri umum jamur adalah sebagai berikut.

  1. Eukariotik. Setiap sel jamur memiliki membran inti sehingga jamur sudah dapat dimasukkan dalam domain eukariotik. Coba kalian amati pohon filogeni dibawah ini.
    filogeni
  2.  Tubuh tersusun atas hifa. Baca Selengkapnya tentang hifa jamur
  3.  Produser spora. Untuk reproduksinya jamur menghasilkan spora.Terdapat berbagai macam spora jamur. Spora ini juga yang kadang menjadi dasar pengelompokan atau pengklasifikasian Kingdom Jamur.
  4. Dinding sel: kitin, selulosa. Baca selengkapnya tentang dinding sel jamur
  5. Umumnya tidak motil
  6. Tidak mempunyai klorofil
  7. Heterotrof
  8. Dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual

Reference:

  • Pratiwi,dkk.2006. Biologi 1. Jakarta:Erlangga.
  • Campbell
  • Cooke, Mordecai Cubitt. 1875. Fungi: Their Nature and Uses. New York: D. Appleton and Company.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s